Iklan Kumpulan Olahraga

Showing posts with label Olahraga Bola Kecil. Show all posts
Showing posts with label Olahraga Bola Kecil. Show all posts

Standar Ukuran, Berat dan Bahan Shuttlecock |Kumpulan-olahraga| ~ Bulu tangkis merupakan salahsatu permainan olahraga bola Kecil yang menggunakan raket sebagai alat untuk memukul bola (Shutlecock), olahraga bulutangkis ini banyak sekali dimainkan oleh masyarakat khususnya masyarakat Indonesia. dalam permainan Bulutangkis ini penggunaan raket dan Shutlecock ini merupakan peralatan yang tidak bisa di pisahkan karena apabila salaha satu peralatan tersebut tidak ada permainan Bulu tangkis ini tidak akan dapat di lakukan.
Sekarang apa itu Shuttlecock ? Shutlecock merupakan bola yang di pergunakan dalam permainan Bulutangkis yang terbuat dari rangkaian bulu angsa dan disusun membentuk sebuah kernet terbuka, Shutlecock ini memiliki pangkal yang berbebtuk setengah bola yang terbuat dari gabus. bola ini dinamakan shutlecock karena diadaptasi dari bahasa inggris yaitu cock yang berarti ayam jantan, karena menurut sejarah Bulutangkis sebelum menggunakan Bulu Angsa pada jaman dahulu Shutlecock ini terbuat dari bulu ayam. 




Penggunaan Shutlecock ini dalam kejuaraan resmi baik kejuaraan Nasional maupun Kejuaraan Internasional penggunaan Shutlecock ini tidak bisa sembarangan, karena shutlecock ini harus sesuai dengan standar yang telah di tetapkan oleh PBSI ataupun BWF. Penggunaan shuttlecock sesuai standar yang telah ditetapkan tersebut adalah sebagai berikut :

1. Standar Ukuran, Berat dan Bahan Shuttlecock ~ Bahan   

Bahan yang dipergunakan untuk pembuatan Shuttlecock menurut standar BWF adalah kok yang terbuat dari bulu angsa putih dan di tancapkan pada sebuah bola dari bahan busa karet. Penggunaan Bulu angsa ini dipilih karena Bulu angsa memiliki daya tahan dan kualitas yang lebih baik jika dibandingkan dengan bulu ayam, juga bulu angsa ini berwarna putih hal ini lah yang menjadikan bulu angsa lebih baik di bandingkan jenis bulu lainnya.  

2.  Standar Ukuran, Berat dan Bahan Shuttlecock ~  Jumlah Bulu 

Jumlah Bulu angsa dalam pembuatan shutlecock haruslah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan yaitu kok yang sesuai standar Internasional harus memiliki 16 bulu angsa yang menancap di sekeliling bola yang terbuat dari gabus (Karet), hal ini bertujuan agar Shutlecock lebih simetris dan memiliki kecepatan yang cepat namun tetap stabil tanpa goyang sedikitpun.

3.  Standar Ukuran, Berat dan Bahan Shuttlecock ~ Panjang Bulu

Untuk standar panjang bulu angsa yang menancap pada Shutlecock ini harus memiliki ukuran yang sama hal ini bertujuan supaya gerakan shutlecock ketika melambung dapat stabil, untuk ukuran standar bulu kok yaitu 62 mm dan 70 mm

4.  Standar Ukuran, Berat dan Bahan Shuttlecock ~ Ukuran

Dalam pembuatan Shuttlecock ini hal yang harus diperhatikan adalah diameter lingkaran rangkaian bulu karena jika diameter bulu terlalu besar maka akan mengakibatkan shutlecock lambat ketika melambung dan begitu pula sebaliknya apabila diameter terlalu kecil maka laju shutlecock akan  cepat, untuk ukuran standar yang telah ditetapkan diameter Shutlecock harus berukuran 58 mm atau 68 mm.

5. Standar Ukuran, Berat dan Bahan Shuttlecock ~ Rangkaian Bulu

Rangkaian bulu dalam pembuatan Shutlecock ini harus lah kuat dan tergabung sehingga bulu tidak mudah lepas ketika dipukul, bulu ini harus dirangkai dengan menggunakan benang sebagai pengikat antara bulu yang satu dengan bulu yang lainnya.

6.  Standar Ukuran, Berat dan Bahan Shuttlecock ~ Diameter Pangkal Karet (Gabus)

Pangkal kok yang terbuat dari karet dan membentuk setengah bola ini harus memiliki diameter sebesar 25 mm dan 28 mm.

7. Standar Ukuran, Berat dan Bahan Shuttlecock ~ Berat Keseluruhan Shutlecock

Berat standar shutlecock yang telah di tetapkan Induk Organisasi Internasional dan Nasional yang dapat digunakan dalam pertandingan atau kejuaraan resmi adalah 4,47 gram dan 5,50 gram.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai Standar Ukuran berat dan Bahan Shutlecock yang telah di tetapkan oleh BWF, semoga dapat memberikan pengetahuan dan menambah wawasan sobat sehingga dapat mengetahui lebih dalam tentang olahraga Bulutangkis. Terimakasih.

Artikel Terkait Bulutangkis :






 


16:00

Istilah - Istilah kata Pada Permainan Softball |Kumpulan-Olahraga| ~ Olahraga Softball merupakan Olahraga Bola kecil yang terdiri dari 11 orang pemain, agar dapat mahir dan menjadi pemain Profesional dari olahraga Softball ini diperlukan Teknik dasar yang baik dan benar, penguasaan teknik-teknik tersebut bisa di dapatkan melalui latihan yang rutin dan sungguh-sungguh. Olahraga Softball ini memang kurang sekali peminat nya akan tetapi olahraga ini telah dimasukan kedalam salah satu cabang olahraga yang di pertandingkan pada Event-event resmi seperti Olimpiade, Seagames bahkan ke kejuaraan olahraga tingkat Nasional seperti PON dan PORDA.




Istilah - Istilah kata Pada Permainan Softball ~ Softball ini tergolong olahraga yang sangat sulit dan memiliki banyak sekali Istilah-istilah yang asing di telinga kita yang awam akan olahraga Softball ini.  Pada kesempatan kali ini Kumpulan Olahraga akan sedikit membahas tentang Istilah-Istilah kata dalam olahraga Softball untuk lebih jelasnya kita lihat di bawah ini.

Istilah - Istilah Kata dalam Permainan Softball 

Dalam Olahraga Softball banyak sekali Istilah - istilah yang harus di ketahui dan dikuasai oleh seluruh pemain Softball, berikut ini beberapa Istilah dalam olahraga Softball yang berhasil kami kumpulkan adalah sebagai berikut :
  1. Touch Untuk menyentuh pemain atau wasit adalah untuk menyentuh setiap bagian dari tubuhnya, pakaiannya atau peralatannya. Jika seorang pemain atau pelatih menyentuh wasit, selama argumen misalnya, dia akan dilempar keluar dari permainan. Tidak ada pertanyaan yang diajukan.
  2. Triple Play: Sebuah triple play adalah peristiwa langka dalam permainan softball. Ini adalah bermain dengan pertahanan di mana tiga pemain ofensif yang dikeluarkan pada bermain yang sama.
  3. Umpire: Salah satu orang yang bertanggung jawab menegakkan aturan selama pertandingan softball.
  4. Unearned Run run A yang nilai karena kesalahan tangkas. Karena ini adalah ditangguhkan menjalankan run tidak menghitung ketika rata-rata run meraih pitcher dihitung.
  5. Walk In adalah ketika pitcher melempar bola empat yang disebut. Adonan kemudian mendapat untuk pergi ke base pertama.
  6. Warning Track The strip atau bidang tanah yang ada di depan dinding di outfield dan ini berfungsi sebagai peringatan kepada outfielders bahwa mereka semakin dekat ke dinding.
  7. Wild Pitch Sebuah lapangan liar adalah lapangan begitu tinggi, begitu rendah, atau lebih luas piring yang penangkap tidak dapat menangkap bola dengan usaha biasa. Biasanya hasil dalam bola berlalu. 
  8. Assist: Ketika Fielder melemparkan bola ke pemain lain dan pemain yang keluar dengan melawan tim lain. Pemain yang melempar bola mendapat assist, bagaimanapun adalah mungkin bagi dua pemain untuk mendapatkan bantuan pada bermain yang sama.
  9. ASSIST : Bantuan dari pemain bertahan hingga salah seorang pemain menyerang mati.
  10. AT BAT : Giliran pemain menyerang untuk memukul bola.
  11. BACK STOP : Pagar yang berada dibelakang home plate
  12. BALK : Hukuman yang diberikan kepada pitcher karena melakukan gerakan yang dilarang.
  13. BALL: Lemparan diluar strike zone
  14. BASE HIT : Permainan yang terjadi karena seseorang pemukul memukul bola di daerah fair territory dan pemukul itu berhasil mencapai sekurang - kurangnya base 1 sebelum dimatikan.
  15. BASE ON BALLS : Berjalan, dikarenakan pitcher melempar 4 kali ball, dan pemukul maju ke base 1.
  16. BASE COACH : Seorang pelatih yang berdiri di dekat base 1 atau base 3. Para base coach memberi instruksi kepada pemukul dan pelari base dengan serangkaian gerakan tangan.
  17. BASE LINE : Garis putih dari kapur yang ditarik dari home plate melalui base 1 dan base 3 ke lapangan luar sampai tiang batas, disebelah dalamnya adalah fair territory dan di sebelah luarnya adalah foul territory.
  18. BASES EMPTY : Tak seorangpun pelari yang ada pada tiap base.
  19. BASES LOADED : Tiap base diisi oleh pelari.
  20. BATT : Alat yang digunakan oleh pemukul sewaktu memukul bola. Liga baseball Australia menggunakan batt yang terbuat dari alumunium atau kayu. Panjangnya tidak boleh lebih dari 42 inchi ( 105 cm ), dan lebarnya tidak boleh lebih dari 2 3/4 inchi ( 6,8 cm ). Pemain dibolehkan memegang pada pangkalnya ( pegangan ) sejauh 18 inchi ( 45 cm ) agar dapat memegang dengan baik.
  21. BATTER : Seorang pemain penyerang yang mengambil tempat di kotak batter.
  22. BATTER BOX : Tempat yang diberi batas garis kapur putih di sebelah kiri dan kanan home plate, dimana seorang pemain harus berdiri sewaktugiliran memukul.
  23. BATTERY : Istilah untuk menunjukkan pitcher dan catcher sekaligus.
  24. BATTING ORDER : Daftar urut pemukul dari tim penyerang. Batting order harus diserahkan kepada Umpire sebelum pertandingan.
  25. BOX SCORE : Laporan perkembangan pertandingan yang tertulis, yang menunjukkan jumlah hit, runs, errors, dan pemain pengganti dari tiap inning yang dimainkan.
  26. BREAKING BALL : Bola lemparan pitcher yang kecepatannya dihentikan dengan tiba-tiba dan jalannya melengkung.
  27. BULLPEN : Tempat untuk pitcher melakukan pemanasan, biasanya terdiri dari 2 buah mound dan 2 buah home plate.
  28. BUNT : Pukulan pendek yang dilakukan dengan cara bola dikenai pemukul tanpa ayunan; dilakukan untuk mengejutkan fielder atau supaya salah seorang pelari maju.
  29. CALLED GAME : Pertandingan yang ditunda atau dihentikan oleh umpire.
  30. CATCHER : Pemain yang posisinya di belakang home plate dan bertugas untuk menangkap bola yang dilemparkan oleh pitcher.
  31. CATCHER'S BOX : Tempat di balakang home plate dimana catcher harus berdiri sampai ia menangkap bola yang dilempar oleh pitcher.
  32. CHANGE-UP : Lemparan bola lambat dengan melakukan gerakan tangan untuk bola cepat; dengan tujuan untuk mengganggu waktu ayunan dari pemukul.
  33. CHECKED SWING : Ayunan sebagian. Kalau ayunan telah melewati lebih dari 1/2 putaran, maka umpire bisa memutuskan sebagai ayunan penuh atau strike.
  34. CHOKE-UP : Memegang batt menjauhi ujung handle.
  35. CLEAN-UP HITTER : Pemain dengan urutan pemukul ke 4 dalam batting order.
  36. CLOSER : Pitcher dengan keahlian khusus untuk mematikan pemain lawan menjelang pertandingan berakhir. Biasanya dipasang untuk mempertahankan kemenangan tim sampai pertandingan berakhir.
  37. COMPLETE GAME : Nilai yang diberikan kepada seorang pitcher yang berhasil bermain dari mulai sampai pertandingan selesai.
  38. COUNT : Jumlah bola ball dan strike yang diterima seorang pemukul.
  39. CURVE : Lemparan bola pitcher yang bergerak melengkung ke bawah, kesamping atau kebawah dan ke samping, bergantung pada putaran bola.
  40. DESIGNATED HITTER : Adalah pemain yang melakukan pukulan pada urutan giliran dari pitcher. Seorang DH tidak mempunyai posisi di lapangan.
  41. DIAMOND : Daerah permainan sebelah dalam.
  42. DOUGHNUT : Cincin bulat dan berat yang diselipkan di sekitar batt. Gunanya untuk peregangan sewaktu pemain berada di lingkaran on-deck.
  43. DOUBLE : Suatu pukulan yang menyebabkan pemukul dapat berlari sampai ke base 2.
  44. DOUBLE HEADER : Tim yang melakukan dua pertandingan secara berurutan pada hari yang sama.
  45. DOUBLE PLAY : Permainan bertahan yang menghasilkan dua orang pelari di base dimatikan.
  46. DUGOUT : Tempat tertutup yang berisi perlengkapan duduk untuk pemain, pemain cadangan, pelatih dan lain-lain anggota tim yang memakai seragam.
  47. EARNED RUN : Suatu nilai lari yang dihasilkan dari pukulan, walk aatau seatl; bukan hasil dari error yang dilakukan pemain bertahan.
  48. ERROR : Kesalahan pemain bertahan sehingga seorang pemukul dapat tetap berada di plate nya, ayau maju ke base 1, atau majunya pelari di base.
  49. FAST BALL : Suatu lemparan (pitch) yang lurus oleh pitcher yang dilakukan sekeras-kerasnya.
  50. FAIR TERRITORY : Bagian dari lapangan permainan, termasuk di dalamnya garis batas base 1 dan base 3, dari home base sampai ke batas pagar lapangan termasuk wilayah udara tegak lurus di atasnya. Semua garis foul berada di dalam fair territory.
  51. FIELDER'S CHOICE : Istilah yang digunakan untuk menyatakan pilihan dari permainan bertahan untuk men tag/ mematikan atau ke arah pelari base mana bola akan dilempar.
  52. FLY BALL : Bola pukulan yang melayang tinggi di udara.
  53. FORCE OUT : Matinya pelari yang terjadi karena ia terpaksa lari ke base berikutnya, sebab ada pelari lain di belakangnya, dengan resiko akan di tag atau dikeluarkan. Seorang pemain bertahan hanya perlu menyentuh base yang akan dicapai oleh pelari tadi, dengan memegang bola, akan menyebabkan pelari mati.
  54. FORK BALL : Suatu lemparan yang dilakukan dengan menempatkan bola diantara dua jari pertama, biasanya menghasilkan sinking ball.
  55. FOUL BALL : Adalah bola yang jatuh di luar garis batas base 1 dan base 3.
  56. FOUL LINE : Adalah garis yang ditarik dari home plate melalui base 1 dan base 3 sampai ke pagar lapangan dan tegak lurus ke atas. Garis-garis ini harus diperhatikan dalam permainan.
  57. FOUL TERRITORY : Bagian dari lapangan permainan yang berada di luar garis batas base 1 dan base 3 sampai ke pagar dan tegak lurus ke atasnya.
  58. GRAND SLAM : Adalah suatu home run dari suatu pukulan dengan seluruh base terisi pelari. Pukulan ini menghasilkan nilai 4 runs.
  59. GREEN LIGHT : Kode yang diberikan oleh coach untuk memukul bola berikutnya yang enak, atau kode untuk pelari di base untuk memutuskan kapan akan melakukan steal.
  60. GROUNDER : Adalah suatu bola yang menggulir di tanah.
  61. GROUND BALL : Adalah suatu bola pukulan di lapangan dalam dan memantul di lapangan dalam.
  62. HIT : Suatu permainan dimana pemukul selamat sampai di base setelah memukul bola tanpa ada suatu kesalahan yang dilakukan oleh pemain bertahan atau fielder choice.
  63. SACRIFICE BUNT : usaha batter melakukan pukulan ke arah first base, pitcher atau third base, untuk membantu pelari menuju base didepannya.
  64. Grand Slam: Sebuah home run ketika ada 3 orang di pangkalan, sehingga empat berjalan yang mencetak gol.
  65. Ball Ground: Ini adalah bola dipukul yang menyentuh tanah dan kemudian menggelinding diatas tanah
  66. Glove: Sarung tangan yang dikenakan pemain yang terbuat dari kulit yang di gunakan untuk menangkap bola.
  67. Innings Tambahan: Jika pemain yang mencetak gol setelah akhir putaran ke-9 telah dimainkan, maka permainan masuk ke babak tambahan. Permainan terus berlanjut sampai satu tim menang.
  68. Catcher: adalah pemain yang posisinya berada di belakang home plate dan ia menangkap bola dilemparkan oleh pitcher.
  69. Batter: Dia adalah pemain ofensif melakukan yang pukulan bola yang dilempar pitcher
  70. Kotak batter: Daerah yang ditandai sekitar home plate dengan kapur dan Pemain harus berdiri di daerah ini sewaktu ia memukul.
  71. Bench atau Dugout: Ini adalah area tempat duduk di mana pemain, pengganti dan anggota tim lainnya duduk dan menonton pertandingan ketika mereka tidak bermain di lapangan.
Demikian lah Beberapa Istilah yang sering digunakan dalam Permainan Olahraga Softball, mohon maaf apabila terdapat kesalahan penulisan atau kesalahan pengertian, untuk sobat yang ingin menambahkan, mengoreksi atau kritik dan saran silakan cantumkan pada kolom Komentar. terimakasih.

Artikel Terkait Olahraga Softball



16:00

Macam-macam Partai yang di pertandingkan dalam Bulutangkis | Kumpulan-olahraga | ~ Setelah kita mengetahui Sejarah, Teknik dan Peraturan permainan Bulutangkis untuk menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang Olahraga Bulutangkis, pada kesempatan kali ini Kumpulan-olahraga akan membahas tentang Macam-macam Partai yang di pertandingkan dalam Bulutangkis, karena dalam Pertandingan Bulutangkis beregu terdapat beberapa partai yang di pertandingkan akan tetapi bagi sobat yang baru mengenal atau mempelajari Olahraga Bulutangkis ini pasti belum mengetahui Macam-macam partai yang di pertandingkan dalam Olahraga Bulutangkis ini, Macam-macam partai yang di pertandingkan dalam Bulutangkis tersebut adalah sebagai berikut  :

1. Macam-macam Partai yang di pertandingkan dalam Bulutangkis ~ Tunggal Putra

Partai Tunggal Putra merupakan Pertandingan yang dimainkan oleh satu orang pemain putra yang berhadapan dengan satu orang pemain dari tim lawan, tunggal putra ini memiliki daerah pertahanan yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan daerah pertahanan pada permainan ganda, yaitu dengan menghilangkan bagian garis samping lapangan. Indonesia merupakan salahsatu negara yang paling disegani dalam Partai Tunggal Putra karena indonesia memiliki atlet-atlet yang berprestasi seperti Rudi Hartono, Alan Budikusuma, dan Taufik hidayat. ketiga pemain tersebut pernah beberapa kali kejuaraan dunia.

Taufik Hidayat



2. Macam-macam Partai yang di Pertandingkan dalam Bulutangkis ~ Tunggal Putri

Partai Tunggal Putri ini permainan nya dan lapangan yang di gunakan sama dengan Tunggal Putra, pada tunggal putri ini mempertemukan dua orang pemain putri yang bertanding  dan salah satu pemain bulutangkis Partai tunggal Putri yang pernah menjuarai kejuaraan Dunia adalah Susi Susanti.


Susi Susanti


3. Macam-macam Partai yang di Pertandingkan dalam Bulutangkis ~ Ganda Putra

Partai Ganda Putra merupakan Partai yang mempertandingkan dua pasang pemain dari tim yang berbeda yaitu dimainkan oleh dua pasang Pria yang bertanding dengan dua pria dari tim lain, untuk lapangan pada partai ganda ini mempergunakan Full lapangan jadi tidak ada pengurangan lapangan. Partai ganda putra ini merupakan salah satu andalan dari Indonesia sehingga Partai Ganda Putra ini sering dijadikan tumpuan tim dalam meraih kemenangan terutama oleh tim Bulutangkis Indonesia, Pemain yang pernah menjadi jawara dalam kejuaraan dunia salah satunya adalah pasangan Ahsan dan Hendra 

Ahsan Dan Hendra Setiawan


4. Macam-macam Partai yang di Pertandingkan dalam Bulutangkis ~ Ganda Putri

Partai Ganda putri merupakan partai yang mempertemukan dua pasang wanita dari tim yang berbeda, utnuk peraturan lapangan tidak berbeda dengan Ganda Putra, untuk ganda putri ini Indonesia juga merupakan tumpuan Tim karena indonesia juga memiliki pemain Ganda Putri yang lumayan berprestasi di kejuaraan-kejuaraan dunia separti Sea-games, Olimpiade dan Kejuaraan-kejuaraan lainnya. Untuk saat ini pemain ganda Putri dari Indonesia yang cukup disegani oleh dunia adalah Greysia Polli dan Nitya Krishinda. 



5. Macam-macam Partai yang di Pertandingkan dalam Bulutangkis ~ Ganda Campuran

Partai Ganda Campuran merupakan Partai yang dimainkan Berpasangan oleh seorang Pria dan seorang Wanita untuk melawan Sepadang Pria dan Wanita dari tim lainnya, Ganda Campuran ini juga menjadi Tumpuan dan menjadi penentu kemenangan dari tim Bulutangkis Indonesia, Karena Indonesia memiliki beberapa pemain Ganda Campuran yang memiliki skil dan kemampuan yang luar biasa salah satunya adalah pasangan Ganda Campuran Tantowi Ahmada dan Lilyana Nathsir, yang berada pada peringkat 4 dunia.

Lilyana dan Tantowi

Demikian lah Pembahasan Tentang Macam-macam Partai yang Dipertandingkan dalam Bulutangkis, semoga dengan artikel ini dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang Olahraga Bulutangkis dan juga dapat mencetak Atlet-atlet yang berprestasi di kancah Berbulutangkisan Indonesia dan Dunia.



Artikel Bulutangkis lainnya : 

 


16:00

Peraturan Permainan Bulutangkis / Badminton |Kumpulan-olahraga| ~ Dalam Permainan Bulutangkis peraturan merupakan suatu ketetapan yang telah yang harus dipatuhi oleh seluruh pemain, seorang pemain Bulutangkis tidak cukup hanya menguasai Teknik Bulutangkis yang bagus akan tetapi seorang pemain juga harus menguasai peraturan-peraturan yang berlaku dan telah disepakati dalam permainan Bulutangkis.
Pada Artikel Kumpulan-olahraga sebelumnya kami telah membahas tentang Sejarah Bulutangkis, dan Teknik Permainan Bulutangkis pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang Peraturan Bulutangkis/Badminton, adalah sebagai berikut :

 

1. Peraturan Bulutangkis/ Badminton ~ Lapangan 

Lapangan Bulutangkis Bulutangkis ini karena tanpa lapangan Olahraga Bulutangkis ini tidak akan bisa dilakukan untuk pertandingan, lapangan Bulutangkis ini berbentuk persegi empat dengan panjang 13,40 meter dan lebar 6,10 meter dan dibatasi oleh garis dengan lebar 40 mm. Garis tersebut harus mudah terlihat dan sebaiknya berwarna putih,  lapangan bulutangkis ini memiliki daerah servis pada setiap sisi lapangan (Kiri dan Kanan) karena servis pada permainan Bulutangkis ini dilakukan secara menyilang dari bagian kiri ke kanan partai tunggl dan Ganda memiliki daerah servis yang berbeda, dan ketika bola (kok) jatuh di luar daerah tersebut maka poin untuk lawan.




Untuk posisi servis yang akan dilakukan ditentukan dari jumlah point yang telah didapatkan oleh pemain yang akan melakukan servis, Posisi servis di sebelah kanan dilakukan pada jumlah point genap dan di sebelah kiri ketika jumlah point ganjil, posisi kanan juga dilakukan pada saat poit masih nol. Pada set pertama pemain atau pasangan yang melakukan servis di tentukan melalui Undian, dan untuk set-set berikutnya ditentukan berdasarkan pemain atau pasangan mana yang menang pada set sebelumnya.

 

2. Peraturan Bulutangkis / Badminton ~ Sistem Pindah Bola

Sistem Pindah Bola ini adalah sistem yang sudah berlaku sejak lama sebelum adanya reli point, untuk sistem ini harus ditentukan terlebih dahulu siapa pemain dari tiap pasangan yang akan melakukan servis terlebih dahulu ini berlaku pada setiap set yang dimainkan. Jumlah point genap atau ganjil akan menentukan pemain yang akan melakukan servis, dalam pertandingan Bulutangkis setiap pasangan memiliki dua kali kesempatan melakukan servis sebelum pindah bola kecuali pada saat awal permainan tidak mendapatkan kesempatan kedua. Saat pindah bolaservis pertama dilakukan oleh pemain yang berada di sebelah kanan bukan oleh orang yang melakukan servis pertama pada awal pertandingan.

 

3. Peraturan Bulutangkis / Badminton ~ Sistem Reli Point.

Berbeda dengan permainan yang menggunakan Sistem Pindah Bola sistem reli Point ini setiap pasangan hanya mendapatkan satu kali kesempatan servis jadi tidak ada servis kedua, sedangkan untuk posisi servis ditentukan oleh point yang berhasil dikumpulkan oleh setiap pasangan jika posisi point genap maka dilakukan di sebelah kanan dan jika ganjil dilakukan pada bagiankiri daerah servis, pemain yang sama akan terus melakukan servis sampai point berikut nya di raih oleh lawan.

4. Peraturan Bulutangkis / Badminton ~ Sistem Perhitungan Point

Untuk sistem perhitungan point yang saat ini digunakan sejak Mei 2006 adalah menggunakan sistem Reli Point yaitu 3 x 21. pasangan dikatakan sebagai pemenang apabila telah memenangkan dua set, sistem perhitungan poin Permainan Bulutangkis telah mengalami beberapa perubahan, mulai dari sistem perhitungan Klasik pindah bola 15 Point sampai sistem terbaru, Sistem reli point 21.

 

a. Sistem Lama / Klasik 


Sistem Lama / klasik ini diberlakukan sampai dengan tahun 2002 sebelum diganti dengan sistem 5 x 7 point. sistem yang berlaku adalah sistem pindah bola atau dengan kata lain hanya pemain/ pasangan yang melakukan servis yang akan mendapatkan point dan jika pun bola pertama kali berpindah pasangan yang melakukan servis hanya mendapat kesempatan servis. pasangan dikatakan sebagai pemenang apabila telah memenangkan sebanyak 2 set permainan, dengan sistem perhitungan point nya adalah sebagai berikut :

Untuk Partai tunggal putra dan Semua Partai ganda :

  • Satu set terdiri dari 15 poin.
  • Bila terjadi kedudukan 13 sama, pemain/pasangan yang lebih dulu mencapai angka 13 akan menentukan apakah terjadi jus 5 permainan akan berakhir pada poin 18) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 15).
  • Bila terjadi kedudukan 14 sama, pemain/pasangan yang lebih dulu mencapai angka 14 akan menentukan apakah terjadi jus 3 (permainan akan berakhir pada poin 17) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 15).
  • Bila keputusan jus telah diambil pada kedudukan 13 sama, maka tidak ada penambahan poin lagi bila terjadi kedudukan 14 sama.
  • Untuk partai tunggal putri
  • Satu set terdiri dari 11 poin. 
  • Bila terjadi kedudukan 9 sama, pemain yang lebih dulu mencapai angka 9 akan menentukan apakah terjadi jus 3 (permainan akan berakhir pada poin 12) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 11).
  • Bila terjadi kedudukan 10 sama, pemain yang lebih dulu mencapai angka 10 akan menentukan apakah terjadi jus 2 (permainan akan berakhir pada poin 12) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 11).
  • Bila keputusan jus telah diambil pada kedudukan 9 sama, maka tidak ada penambahan poin lagi bila terjadi kedudukan 10 sama.  

 

b. Sistem 5 x 7 point.


Sistem ini merupakan sistem yang berlaku dan tidak terlalu lama digunakan karena sistem ini hanya berlaku sejak Januari sampai Agustus 2002, Sistem ini masih menggunakan sistem pindah bola akan dengan kata lain pasangan yang melakukan servis yang dapat meraih poin, namun berbeda sengan sistem klasik, pasangan akan memenangkan pertandingan bila telah memenangkan tiga set permainan. Tidak ada perbedaan sistem perhitungan baik tunggal ataupun ganda dengan perhitungan point nya adalah sebagai berikut :
  • Satu set terdiri dari 7 Point.
  • Bila kedudukan point 6 sama, pemain yang lebih dulu mencapai angka akan menentukan apakah terjadi jus 2 (Permainan akan berakhir pada point 8) atau tidak (Permainan tetap berakhir pada point 7)
akan tetapi sistem perhitungan ini tidak berlangsung lama dan kemudian digantikan kembeli oleh sistem klasik mulai dari agustus 2002 akan tetapi mengalami sedikit perubahan diantaranya adalah :

Untuk Partai Tunggal Putra dan semua partai Ganda 

  • Dalam sistem ini Satu set terdiri dari 15 poin.
  • Bila terjadi kedudukan 14 sama, pemain/pasangan yang lebih dulu mencapai angka 14 akan menentukan apakah terjadi jus 3 (permainan akan berakhir pada poin 17) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 15).  
 

Untuk Tunggal Putri

  • Satu set terdiri dari 11 poin.
  • Bila terjadi kedudukan 10 sama, pemain yang lebih dulu mencapai angka 10 akan menentukan apakah terjadi jus 2 (permainan akan berakhir pada poin 12) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 11). 

 

C. Sistem Reli / Rally 3 x 21 

Pada sistem ini sangatlah berbeda dengan sistem-sistem perhitungan yang telah berlaku sebelumnya karena pada sistem rally poin ini setiap kali kita melakukan kesalahan atau mencetak poin maka point kita langsung mendapatkan point disamping bola berpindah kita juga mendapatkan point begitupun sebaliknya, sistem perhitungan point ini mulai diberlakukan pada bulan mei 2006, tidak ada perbedaan baik untuk tunggal atau ganda baik putra ataupun putri. Seorang pemain dikatakan sebagai pemenang apabila telah memenangkan dua set permainan, dengan sistem perhitungan sebagai berikut :
  1. Satu set terdiri dari 21 poin. 
  2. Bila terjadi kedudukan 20 sama, otomatis akan terjadi jus 2 (permainan akan berakhir pada poin 22).
  3. Jus 2 akan otomatis diberlakukan bila kemudian terjadi lagi kedudukan sama (permainan akan berakhir dengan selisih 2 poin). 
  4. Bila terjadi kedudukan 29 sama, tidak lagi diberlakukan jus (permainan akan berakhir pada poin 30).  

 

 D. Peraturan Bulutangkis / Badminton ~ Sistem Pertandingan Secara umum

  1.  Pertandingan hanya berlangsung dalam 3 set dengan skor masing-masing adalah 21.
  2. Ketika telah dilakukan servis, maka harus ada poin setelahnya oleh salah satu tim.
  3. Tim yang menang pada saat rally mendapatkan poin pada score-nya. 
  4. Jika kedua tim mendapatkan poin masing-masing 20 poin pada satu set, maka tim yang memimpin 2 poin selanjutnya adalah pemenang set. 
  5. Jika kedua tim mendapatkan poin masing-masing 29 poin pada satu set, maka tim yang mendapatkan 30 poin selanjutnya adalah pemenang set. 
  6. Tim yang memenangkan set mendapatkan giliran servis pertama pada set selanjutnya. 
Jeda Waktu dan Pergantian Sisi
  1.  Ketika poin telah mencapai 11 poin, pemain mendapatkan jeda waktu 60 detik. 
  2. Jeda waktu yang diperbolehkan antar set adalah 2 menit. 
  3. Pada set ketiga, kedua tim berganti sisi ketika mencapai 11 poin. 

E. Peraturan Bulutangkis / Badminton ~ Peraturan Bulutangkis Tunggal.


  1. Pada awal set (0 – 0) dan ketika poin pemain yang melakukan servis adalah genap maka servis dilakukan dari sisi kanan lapangan. Sebaliknya ketika poin pemain yang melakukan servis adalah ganjil maka servis dilakukan dari sisi kiri lapangan.
  2. Jika pemain yang melakukan servis memenangkan rally dan mendapatkan poin maka pemain tersebut melakukan servis pada sisi sebelahnya, misal sebelumnya dari sisi kanan lapangan berpindah ke sisi kiri,dst.
  3. Jika pemain yang menerima servis memenangkan rally dan mendapatkan poin maka pemain tersebut melakukan servis untuk rally selanjutnya dengan aturan apabila poin pemain tersebut adalah ganjil maka servis dilakukan dari sisi kiri lapangan, sebaliknya apabila poin pemain tersebut adalah genap maka servis dilakukan dari sisi kanan lapangan.

F. Peraturan Bulutangkis / Badminton ~ Peraturan Bulutangkis Ganda 

 

  1. Setiap sisi hanya melakukan satu kali servis, maksudnya ketika pemain lawan yang mendapatkan poin maka servis tidak dilakukan oleh pemain lainnya dalam satu tim melainkan berpindah ke pemain lawan seterusnya sampai akhir set.
  2. Pada awal set permainan ( 0 – 0 ) dan ketika poin pemain yang melakukan servis adalah genap maka servis dilakukan dari sisi kanan lapangan, sebaliknya ketika poin pemain yang melakukan servis adalah ganjil maka servis dilakukan dari sisi kiri lapangan.
  3. Jika pemain yang melakukan servis memenangkan rally dan mendapatkan poin maka servis dilakukan pada lapangan sebelahnya, misal dimulai dari sisi kanan berpindah ke sisi kiri kemudian ke sisi kanan dan seterusnya.
  4. Jika pemain yang menerima servis memenangkan rally dan mendapatkan poin maka servis berpindah ke pemain tersebut dengan aturan jika poin pemain tersebut adalah ganjil maka servis dilakukan dari sisi kiri, sebaliknya apabila poin pemain tersebut adalah genap maka servis dilakukan dari sisi kanan. 
Demikian lah Pembahasan tentang Peraturan Permainan Bulutangkis / Badminton yang berhasil kami rangkum, semoga bermanfaat untuk Sobat yang ingin menambah wawasan dan pengetahuan tentang Permainan Bulutangkis kujungi juga

1. Sejarah Bulutangkis.

2. Teknik Permainan Bulutangkis 

3. Jenis-jenis Pukulan dalam Bulutangkis



16:00

3 Cara memegang Bet dalam Permainan Tenis meja || Kumpulan Olahraga || --- Tenis meja merupakan olahraga yang termasuk kedala olahraga bola kecil yang saat ini banyak dimainkan oleh masyarakat khususnya di Indonesia, karena olahraga ini sangat mudah untuk dimainkan dan juga tidak memerlukan lapangan yang luas, untuk dapat bermain tenis meja dengan baik kita harus menguasai Teknik permainan Tenis meja yang benar salah satunya adalah cara memegang bet dalam permainan Tenis Meja, Cara memegang Bet dalam permainan Tenis Meja tersebut ada 3 cara adalah sebagai berikut :

1. 3 Cara memegang Bet dalam Permainan Tenis Meja --- Shakehand Grip 

Cara memegang Bet gaya Shakehand Grip adalah sebagi barikut :
  1. Posisi Bet tegak lurus dengan lantai, dan pegang lah bet seperti sedang berjabat tangan (Bersalaman)
  2. Jari telunjuk di luruskan pada bagian bawah bidang permukaan bet dan ibu jari di letakan pada bidang bet lain nya.
  3. Ibu jari harus ditekuk dan dilemaskan agar kuku sejajar dengan permukaan bet yang digunakan untuk memukul (Bagian dalam ibujari tidak menyentuh Bet)
  4. Bidang bet harus bersandar pada lekukan antara ibu jari dan telunjuk kira-kira seperempat inchi dari jari telujuk.
  5. Ibu jari di usahakan rapat dengan bagian samping bet.

Shake Hand Grip

 

 2. 3 Cara memegang Bet dalam Permainan Tenis Meja --- Penholder Grip

Cara memegang bet dalam permainan Tenis meja selanjutnya dalah Penholder Grip, cara penganan ini sangat cocok untuk melakukan pukulan forehand, akan tetapi kelamahan dari jenis pegangan ini adalah agak sedikit sulit ketika melakukan backhand, seorang pemain yang memakai pegangan penholder ini harus memiliki agilitas dan pergerakan kaki yang cepat karena pemain dengan pegangan Penholder grip ini harus diusahakan terus menggunakan pukulan Forehand.
Cara memegang Bet dalam permainan Tenis Meja dengan cara Penholder Grip adalah sebagai berikut :
  1. Pegang bet dengan mengarah kebawah dengan pegangan mengahdap ke atas, dan peganglah bet tepat dimana pegangan menyatu dengan bidang bet dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk (Seperti sedang memegang Pena).
  2. Jari yang berada di bagian sisi bet lain nya dapat di tekuk atau di luruskan tergantung dengan bagaimana anda nyaman dalam memegang dengan penholder ini.
Penholder Grip

 

3. 3 Cara memegang Bet dalam Permainan Tenis Meja --- Seemiller Grip 

Seemiller ini merupakan hasil dari pengembangan grip Shakehand Grip, Seemiller grip ini juga lebih dikenal sebagai American Grip.
Cara memegang Bet dalam permainan Tenis meja dengan cara Seemiller grip adalah sebagai berikut :
  1. Pegangan Bet seperti hendak menggunkan Shakehand Grip 
  2. Putar bagian atas bet 90 derajat ke arah tubuh (Semakin diputar, maka Pukulan Backhand yang dihasilkan akan semakin kuat tetapi sebaliknya fore hand akan melemah )
  3. Lekukan jari telunjuk di sepanjang sisi Bet.
Seemiller Grip

Demikian lah 3 Cara memegang bet dalam permainan Tenis Meja, untuk dapat bermain Tenis meja yang benar alangkah baik nya jika kita mulai dari cara untuk memegang bet terlebih dahulu supaya kita dapat memenangkan dalam setiap pertandingan, demikian lah artikel tentang 3 Cara memegang Bet dalam permainan Tenis Meja semoga bermanfaat.



Artikel Terkait :

1. Sejarah Tenis Meja

2. Peraturan Tenis Meja  

3. Teknik Dasar Permainan Tenis Meja

4. 3 Cara memegang Bet dalam Permainan Tenis Meja

 






16:00

Jenis-jenis pukulan dalam permainan Bulutangkis (Badminton) | Kumpulan-olahraga | --
Bulutangkis merupakan salah satu permainan yang saat ini paling populer di kalangan masyarakat, karena bulutangkis ini merupakan olahraga yang sangat mudah untuk dilakukan dan tidak memerlukan lapangan yang luas, apalagi pada saat ini sudah banyak tersedia lapangan bulutangkis mulai dari lapangan bulu tangkis Outdor maupun Indor.
Pada Artikel Kumpulan Olahraga sebelumnya dalam kelas Olahraga bola kecil kami telah mengulas tentang Sejarah, Peraturan dan teknik permainan Bulutangkis pada kesempatan kali ini Kumpulan Olahraga akan sedikit mengulas tentang Jenis-jenis pukulan dalam Olahraga Bulutangkis, karena banyak sekai orang yang bermain bulu tangkis akan tetapi kebanyakan dari mereka belum mengetahui Jenis-jenis pukulan yang mereka pergunakan. Pukulan yang dilakukan haruslah Kuat, keras dan dilakukan dengan teknik yang benar dengan begitu besar kemungkinan seorang pemain Bulutangkis untuk mencetak Point. akan tetapi dalam disamping melakukan serangan pukulan yang benar dan tepat juga diperlukan untuk menghalau atau mengembalikan serangan lawan.





Jenis-jenis pukulan dalam permainan bulutangkis ada beberapa macam diantaranya :

1. Jenis-jenis pukulan dalam permainan Bulutangkis --- Pukulan Service

Pukulan service merupakan pukulan awal dalam permainan Bulutangkis yang dilakukan dengan maksud untuk melempar bola ke area lapangan lawan secara diagonal, dalam Permainan Bulutangkis terdapat beberapa cara service pendek yang dapat dilakukan diantaranya yang dilakukan dengan cara Forehand, ataupun dengan cara Backhand, Pukulan Service panjang, Service Mendatar dan Service Cambuk.

2. Jenis-jenis pukulan dalam permainan Bulutangkis --- Pukulan Lob

Pukulan Lob adalah pukulan yang dilakukan dengan melambungkan bola ke bagian belakang lapangan lawan pukulan lob dapat dilakukan dengan dua car yang mudah yaitu dengan cara Over Lob, Pukulan ini dilakukan dari atas kepala dengan cara memukul bola dan ldilambungkan ke belakang pertahanan lawan. sedangkan untuk Underhand lob adalah pukulan yang dilakukan dari bawah dengan cara memukul bola yang sudah melewati kepala dan dilambungkan tinggi ke bagian belakang lapangan lawan.

3.Jenis-jenis pukulan dalam permainan Bulutangkis --- Pukulan Drive


Pukulan Drive adalah pukulan yang dilakukan dengan cara memukul bola secara mendatar dan cepat sehingga bola yang dihasilkan akan menyulitkan lawan dalam mengembalikan bola, Pukulan ini biasanya sering dilakukan pada permainan Ganda baik itu ganda Campuran ataupun ganda biasa. pukulan ini pun dapat dilakukan dengan posisi Forehand ataupun backhand. Cara dalam melakukan pukulan Drive Forehand adalah dengan cara Sikap awal harus menghadap ke samping kanan / Kiri lalu ketika bola datang langsung sambut dengan pukulan yang datar dengan ayunan tangan dari belakang menuju depan. sedangkan untuk pukulan Drive Backhand adalah dengan cara sikap awal harus kangkang dengan kai dibuka selebar bahu dan pandangan mata harus kearah samping kanan/kiri dengan badan sedikit miring dan bila bola yang datang dari arah kanan dari tubuh maka ayunkan raket dari belakang ke depan dan diusahakan bola yang dihasilkan meluncur dengan datar ke arah pertahanan lawan.

4. Jenis-jenis pukulan dalam permainan Bulutangkis --- Pukulan Dropshoot

Pukulan Dropshoot merupakan pukulan yang dilakukan dengan cara mengarahkan bola ke arah pertahan an lawan di dekat net pukulan dropshoot ini dapat dilakukan dari atas kepala atau dari bawah.

5. Jenis-jenis pukulan dalam permainan Bulutangkis --- Pukulan Smash.

Pukulan Smash adalah pukulan Overhead yang diarahkan ke daerah pertanahan lawan secara tajam dan Keras, dan cepat. Pukulan Smash ini dilakukan untuk menyerah lawan sehingga lawan mengalami kesulitan dalam mengembalikan bola sehingga kita dapat memperoleh point.

Demikian lah bahasan tentang 

Jenis-jenis Pukulan dalam Permainan Bulutangkis semoga bermanfaat.


Artikel Terkait :

1. Sejarah Bulutangkis

2. Peraturan Bulutangkis

3. Teknik Permainan Bulutangkis

4. Jenis-jenis pukulan dalam permainan (Bulutangkis Badmninton)



16:00

Posisi-Posisi Permainan Softball // kumpulan-olahraga.blogspot.co.id  --- Olahraga Softball merupakan olahraga Bola kecil yang berasal dari Benua Amerika tepatnya di Amerika Serikat, pada artikel Kumpulan-Olahraga sebelumnya kami telah mengulas tentang Sejarah Permainan Softball, Peraturan Permainan Softball dan Teknik Permainan Softball. Pada kesempatan kali ini Kumpulan Olahraga akan mengulas tentang Posisi-Posisi Permainan Sofball.
Dalam melakukan / Memperdalam Permainan Softball Posisi pemain merupakan syarat penting yang harus diketahui oleh setiap pemain karena Posisi-posisi pemai merupakan kunci kemenangan dalam permainan Softball ini, di dalam permainan Softball dikenal ada dua bentuk /Posisi yang dilakukan oleh Pemain Bertahan yaitu daerah Infield dan Outfield.
Setiap pemain harus mengetahui Posisi-posisi permainan Softball dah harus mengetahui tugas pokok masing masing posisi diantaranya :
  1. Harus mengetahui letak Base.
  2. Posisi Pemain 
  3. Pitcher dan Chatcher
Dengan demikian sebelum pemain dapat menyusun strategi bertahan maka pemain harus mempelajari dan  menguasai daerah yang menjadi tanggung jawab ketika berada di posisi tertentu. Dalam bertahan dikenal ada beberapa Posisi diantaranya First Baseman, Second Baseman, Shortstop, Third Baseman, Pitcher dan Chatcher posisi-posisi pertahanan tersebut memiliki tanggung jawab yang berbeda antara satu dengan yang lainnya, untuk lebih jelasnya Posisi-posisi dalam permainan softball  adalah sebagai berikut :

 

Teknik Penangkapan Bola Softball

 

A. Posisi-posisi Permainan Softball ---  Penjagaan dalam lapangan 

 

1. Posisi First Baseman

Posisi-posisi permainan Softball --- First Baseman memiliki posisi yang tidak terlalu luas, posisi bertahan tersebut berada diantara Home Plate dan Base pertama, serta diantara Base Pertama dan Base Kedua, tugas dari pemain yang berada di Posisi ini diantaranya :
  • Menjaga dan menangkap bola yang dipukul atau dilempar kearah base pertama 
  • Mematikan dengan terpaksa yaitu dengan menyentuh atau melemparkan bola kepada pemain lain yang menjaga Base Pertama 
  • Melempar bola ke base kedua untuk mendapatkan Force out (Mati Terpaksa)
  • Memotong Pemain pada Home Plate
  • Meneruskan lemparan dari lapangan sebelah kanan 
  • Membatu menjaga Base kedua

 

2. Posisi Second Baseman

Posisi-posisi permainan Softball ---  Second baseman merupakan posisi penjagaan yang berada kira-kira ditengah antara base pertama dan Base kedua Posisi Second Baseman ini terletak di luar dan harus menjaga base kedua, oleh sebab itu Second Baseman tidak perlu malakukan lemparan jauh. Tugas-tugas dari posisi second Baseman ini diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Menjaga Bola hasil pukulan yang jatuh pada daerah tersebut
  • Melempar Bola ke base kedua atau Base Pertama untuk membuat mati terpaksa (Force Out)
  • Mengetik (Menyentuh pemain dengan bola ) pelari yang bergerak dari Base pertama ke base kedua 
  • Membuat mati terpaksa dan mengetik pemain yang berlari pada base kedua
  • menjaga base pertama jika pukulan bunt pada saat First Baseman menjaga atau memugut bola.
  • Meneruskan Lemparan dari Otufild ke Infield
  • Membantu menjaga pertahanan daerah belakang  base kedua jika shortstop menjaga base kedua
Posisi-posisi Dalam Permainan Softball

 

3. Posisi Shortstop

Posisi-posisi permainan Softball --- Posisi Shortstop ini merupakan posisi yang memiliki daerah yang luas untuk dikuasai, yaitu daerah di sekitar base kadua sampai dengan base ketiga dan daerah sekitar posisi depan bagian Outfield, Posisi yang ideal bagi posisi shortstop ini kira-kira berada pada bagian tengah antara base kedua dan Base ketiga
Posisi Shortstop ini memiliki tugas-tugas sebagai berikut :
  • Menjaga bola hasil pukulan yang jatuh di daerah yang dikuasainya 
  • Melempar bola ke base satu atau base dua untuk membuat pelari mati dengan terpaksa 
  •  Memotong atau meneruskan lemparan dari Outfield
  • Menjaga Base kedua pada saat terjadi pukulan bunt kearah base kedua, sedangkan second baseman menjaga bola
  • Membantu menjaga base kedua, jika second baseman menjaga base kedua

 

4. Posisi Third Baseman 

Posisi-posisi permainan Softball ---Baseman menjaga daerah infield, kira-kira di tengah garis batas base tiga sampai di belakang posisi Shortstop dan daerah bagian dalam left fielder. Daerah yang dikuasai tidak terlalu luas, tetapi karena jarak ini terlalu jauh dari jarak base pertama dan base kedua, third baseman perlu pemain yang memiliki lemparan yang kuat dan baik. Bagi pemain yang memukul dengan tangan kanan kebanyakan arah bola ke shortstop dan daerah base ketiga. Tugas-tugas third baseman antara lain sebagai berikut.
  • Melempar bola ke base pertama untuk membuat force out (mati terpaksa)
  • Menjaga base ketiga.
  • Meneruskan atau memotong lemparan bola dari outfielder.
  • Menguasai pukulan bunt kea rah base ketiga di bagian samping infield.
  • Membantu menjaga belakang shortstop.

 

5. Posisi Pitcher

Posisi-posisi permainan Softball --- Pitcher memiliki tugas untuk melakukan lemparan kepada Pemukul (Batter) akan tetapi disamping itu seorang pitcher memiliki tugas lain yang menjadi tanggung jawabnya daerah yang harus dikuasai oleh Pitcher adalah daerah sekitar lingkaran daerah Pitcher sampai dengan daerah Homeplate.
tugas-tugas posisi Pitcher adalah sebagai berikut :
  • Menjaga homeplate dan mematikan pelari lawan yang akan membuat nilai
  • Menjaga Pukulan Bunt (Pukulan dekat) di sekitar Homeplate
  • Melempar bola ke Base satu, Base dua atau base tiga untuk mematikan lawan 
  • Membantu menjaga daerah belakang base pertama.

 

B. Posisi-Posisi Permainan Softball --- Posisi Penjagaan Lapangan Luar (Outfield)

Posisi-posisi permainan Softball --- Pemain yang berada di posisi Outfield merupakan bagian yang paling penting dalam tim bertahan, posisi tersebut menjaga daerah batas dekat garis lapangan dengan daerah lapangan yang luas
Kemampuan dasar dan Tanggung jawab yang harus dikuasai oleh separang pemain yang berada di Posisi Outfield adalah sebagai berikut :

 

1. Posisi Pemain di daerah Outfield

Posisi pemain yang berada di daeah Outfield adalah sebagai berikut 
  • Left Fielder (Posisi sebelah kiri lapangan) daerah yang harus dikuasai adalah dari garis batas base ketiga sampai mendekati base kedua
  • Center Fielder (Posisi Pemain lapangan tengah) daerah yang harus dikuasai adalah bagian tengah dari garis batas tengah Outfield
  • Right Fielder ( Posisi Pemain sebelah Kanan Lapangan) daerah yang harus dikuasai adalah garis batas base pertama sampai base kedua

 

2. Posisi Siap Outfield.

Posisi-posisi permainan Softball --- Pada saat pemain telah mengetahui dan menempati posisi outfield masing masing, pemain juga harus mengetahui bagaimana cara menjaga bola yang di pukul lawan ke daerah Outfield , posisi siap pemain yang baerada pada Posisi Outfield hampir sama dengan posisi siap Infield, perbedaan nya adalah pada posisi Outfield hanya cukup dengan membengkokan kaki pada Infielder.

 

3. Menangkap Bola lambung.

Posisi-posisi permainan Softball --- Dalam melakukan tangkapan bola yang melambung hasil dari pukulan batter harud menggunakan kedua tangan hal ini supaya dapat menguasai dan melakukan tangkapan dengan sempurna, dan juga agar mempercepat dalam pengambilan bola dari dala glove dan melemparkan nya ke posisi lain.
Cara yang baik dalam mengkap bola lambung adalah sebagai berikut :
  1. Berlari ke arah datangnya bola, sambil berlari tangan tangan di depan dengan membentuk sebuah keranjang 
  2. Posisi Glove diletakan lebih tinggi dari pergelangan tangan dan menghadap keatas
  3. Untuk keberhasilan agar bola tepat pada Glove tunjukan kepada para pemain dengan menarik kedua tangan kearah badan

 

4. Menjaga Bola bergulir Pada Posisi Out Field.

Posisi-posisi permainan Softball --- Posisi Out Filed merupakan posisi yang memiliki daerah yang luas dan tekadang  pukulan pemain lawan tidak melambung dan hanya merupakan bola bergulir, dan itu pemain Outfield dapat melakukan lemaparan bola dengan cepat dan tepat ke Poisis Infield, dapat mematikan beberapa base.
Cara memblok posisi dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  • Melatih cara bergerak ke arah datangnya Bola 
  • Melipatkan lutut dan meletakan Glove di samping kaki
  • Meletakan Glove di antara kedua kaki

 

5. Melemparkan Bola ke Infield

Posisi-posisi permainan Softball --- Untuk melemparkan bola dari Outfield ke Infield dapat dilakukan dengan melemparkan bola melambung keatas karena apabila dilakukan dengan lemparan samping maka lemparan yang dihasilkan akan melengkung dan mengakibatkan bola susah ditangkap karena bola akan berubah arah, berbeda dengan lemparan atas bola hasil lemparan atas akan berjalan lurus dan memungkinkan lemparan akan tepat pada sasaran sehingga bola akan dengan cepat di teruskan ke Infield.

 

6. Hubungan Antar Pemain Outfield.

Posisi-posisi permainan Softball --- Para pemain yang berada pada Posisi Outfield harus memiliki komunikasi yang aktif baik itu dengan kata-kata maupin Isyarat hal ini bertujuan agar tidak terjadi miss komunikasi yang dapat mengakibatkan pemain lawan mendapatkan point.

 

7. Posisi Membantu Menjaga Belakang

Posisi-posisi permainan Softball --- Setiap pemain harus mengetahui posisi saat menjaga belakang pemain lain, pemain yang hendak membantu harus bergerak kira-kira 6-7 meter di belakang pemain yang akan dibantu segaris dengan arah datangnya bola. Tugas tugas pemain outfield yang membantu pemain manjaga belakang pemain Infield adalah sebagai berikut :
  • Right Fielder bertanggung jawab membantu menjaga belakang first baseman pada second base 
  • Center Fielder Bertanggung jawab menjaga belakang Second baseman dan Shortstop
  • Left Fielder bertanggung jawab membantu menjaga First baseman dan Second base .
Demikian lah sekilas tentang Posisi-posisi Permainan Softball , mohon koreksiannya jika ada salah penulisan atau ada kesalahan dalam penulisan Posisi-posisi permainan softball. terimakasih

Artikel terkait : 

1. Sejarah Permainan Softball

2. Peraturan Permainan Softball

3. Teknik Permainan Softball 

4. Posisi-posisi Permainan Softball   




20:38

Teknik Dasar Permainan Hockey

Teknik Permainan Hockey ---- Dalam mendalami sebuah Permainan Olahraga Terutama Olahraga Hockey sangat di perlukan pemahaman baik dari segi fisik maupun teknik, untuk mendapatkan itu semua seseorang harus bisa mengetahui dan mempelajari Teknik dasar permainn terlebih dahulu sehingga dengan mempelajari teknik dasar kita bisa mengembangkan permainan baik itu dari Drible hingga pukulan ke arah gawang.
Maka dari itu pada kesempatan kali ini Kumpulan Olahraga akan sedikut mengulas tentang Teknik Dasar Permainan Hockey/Hoki kita langsung saja ke TKPPPPP.............!!! 

 1. Teknik Permainan Hockey ---- Cara Memegang Stik.

Dalam permainan Hockey Cara memegang stik merupakan hal yang paling penting karena ini akan mempermudah dan akan mempengaruhi keberhasilan ketika melakukan drible maupun pukulan, pada umum nya cara memegang stik ini dilakukan dengan menempatkan tangan kiri berada pada Ujung Stik bagian atas sedangkan tangan kanan berada di bagian bawah, akan tetapi pengangan ada sedikit perbedaan antara pegangan tangan kiri dan kanan yaitu terletak pada posisi, untuk tangan kanan pegangan relatif berubah ubah sesuai dengan kebutuhan tetapi pada tangan kiri selalu tetap yaitu pada ujung stik bagian atas.

Sesuai dengan Teknik  dasar permainan Hockey maka cara memegang stik yang benar adalah sebagai berikut :
  • Pegang stik dengan tangan kanan berada pada bagian tengah stik
  • Simpan Stik pada tangan kiri yakni antara ibu jari dan telunjuk membetuk huruf "V" yang segaris dengan telapak tangan dengan bagian yang cembung.
  • Pindahkan/geser pegangan tangan kiri ke arah bawah atau ujung stik dan kuatkan genggaman nya 
  • Letakan kepala stik ketanah dengan ujung stik mengahadap ke atas.

2. Teknik Permainan Hockey ---- Dribling

Dribling/Menggiring bola adalah sebuah gerakan menguasai bola dengan cara berpindah atau berpindah tempat, baik dengan cara berlari maupun dengan berjalan, dribling ini merupakan teknik dasar yang harus dikuasai oleh semua pemain. Adapun kegunaan dari dribling ini adalah sebagai berikut :
  1. Memindahkan arah dan tempat bola
  2. Melepaskan diri dari hadangan pemain lawan.
  3. Menguasai Bola untuk melakukan strategi penyerangan
  4. Mencari tempat yang strategis untuk mencetak gol atau mengoper bola.

3. Teknik Permainan Hockey ---- Stop/ Menghentikan Bola

Menghentikan bola adalah sebuah gerakan untuk menghentikan bola ketika bola menghampiri kita baik itu dari operan teman maupun ketika kita mangambil bola dari pihak lawan, teknik menghentikan bola ini harus dilakukan dengan benar karena apabila kita salah dalam mangantisipasi bola maka bola akan memental jauh dari jangkauan kita.

4. Teknik Permainan Hockey ---- Mendorong bola

Menggerakan bola pada permukaan lapangan dengan melakukan gerakan mendorong tongkat pemukul, dan setelah tongkat pemukul dekat dengan bola. ketika melakukan gerakan mendorong bola ujung stik/tongkat pemukul dan bola harus menempel ke permukaan lapangan.

5. Teknik Permainan Hockey ---- Merebut Bola Tackling


Dalam permainan Hocky merebut bola dari penguasaan pemain lawan merupakan hal yang sangat penting karena ini akan membuat lawan kesulitan untuk mendapat kan point, akan tetapi dalam pengambilan bola ini harus dengan hati-hati jangan sampai membuat pelanggaran apalagi sampai membuat pemain lawan cedera.

Demikian lah ulasan singkat tentang Teknik Permainan Hockey. Bagi anda yang ingin mengetahui lebih dalam tentang olahraga Hockey ini kunjungi lah Sejarah Permainan Hockey dan Peraturan Permainan Hockey..




Referensi :

- http://20januari1988.wordpress.com
- http://wikipedia.com



22:35

Softball merupakan olahraga bola kecil yang berasal dari Amerika Serikat yang di pelopori oleh George Hancook  tahun 1977, pada artikel sebelumnya Kumpulan Olahraga telah mengulas tentang Sejarah Softball dunia dan Peraturan Softball. pada kesempatan kali ini saya akan mangulas tentang Teknik Permainan Softball, yang meliputi Melempar, Menangkap dan Memukul bola.

1. Memegang bola

Dalam Softball Cara memengang bola ini merupakan salah satu hal yang harus di perhatikan karena teknik memegang bola ini akan mempermudah dan bahkan akan memepengaruhi keberhasilan lemparan, teknik memegang bola ini dapat kita lihat seperti gambar dibawah ini.

2. Teknik Melempar Bola

Melempar merupakan salah satu bagian yang paling penting dalam permainan Softball karena melempar (Throwing) merupakan salah satu bagian yang terpenting dalam mematikan lawan baik itu yang bertindak sebagai batter maupun runner. gerakan melempar ini dibagi kedalam beberapa gerakan yang dipecah dan menjadi beberapa bagian pada pertama kali seorang pelempar melakukan lemparan dimulai dari geraklan memeindahkan tumpuan badan dari kaki yang berada di belakang ke kaki bagian depan.
berikut ini merupakan langkah-langkah untuk melempar bola diantaranya :
  1. Berdiri dengan sikap melangkah dan bola dipegang di depan badan.
  2. Pandangan fokus ke arah pemukul.
  3. Tangan yang memegang bola diputar ke arah atas kemudian kebelakang dan sampai ke depan.
  4. pada saat kembali ke sikap awal dan pada saat tangan yang memegang bola d samping bada maka lepaskan bola ke depan dan usahakan ketinggian bola yang dilempar barada diantara lutut dan bahu pemukul
  5. bola yang dilemparkan dengan sempauran adalah bola yang barada diatas homebase dengan bola diantara lutut dan bahu si pemukul.

3. Teknik Menangkap Bola.

Dalam permainan Softball ini dapat dilakukan dengan satu tangan maupun dengan dua tangan,, seorang yang menangkap bola ini harus memerhatikan arah jatuh nya bola agar bola dapat ditangkap dengan sempurna.
berikut ini merupakan teknik dalam melakukan tangkapan bola diantaranya :
  • Untuk menangkap bola menyusur tanah. Pertama diawali dengan sikap berdiri dengan kaki rapat kemudian badan dibungkukan dan kemudian letakan tangan didepan kedua kaki
  • Menangkap bola melambung diatas kepala dilakukan dengan kedua tangan menghadap ke atas, dan tangan berada diatas dahi pandangan tetap fokus ke pada bola
  • Bola yang datang setinggi dada ditangkap dengan sikap berdiri dan kaki di buka kemudian tangan diluruskan setinggi bahu dan kedua telapak tangan dibuka dan di rapatkan, pandangan tetap fokus kepada bola.

4. Memukul.  

Memukul bola dalam Softball ini adalah bagian yang terpenting karena keberhasilan pemukul akan menentukan pemain lain yang sedang berlari, berikut ini merupakan langkah-langkah dalam melakukan pukulan diantaranya :
  • Letakan Kayu pemukul di bahu Kanan dan untuk kidal berarti pada bagian bahu kiri.
  • Sikap badan menyamping dengan pandangan tetap lurus ke arah pitcher.
  • Ketika bola datang ayunkan stik sekeras-kerasnya hingga mengenai bola.

5. Teknik Sliding.

Sliding adalah gerakan muluncur dengan menjatuhkan badan ketika berlari sehingga badan meluncur di atas tanah dengan kaki dijulurkan kedepan, hal ini baiasa dilakukan seorang pemain untuk menghindari ketukan bola oleh penjaga base dan juga agar palari secepat mungkin menyentuh base.

Sekian dulu penjelasan singkat Kumpulan olahraga, semoga bermanfaat...
bagi Sobat yang ingin menambah pengetahuan tentang Olahraga Softball ini kunjungilah :
  1. Sejarah Olahraga Softball
  2. Peraturan Softball
  3. Teknik Softball. 


20:51
 
Kumpulan Olahraga © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top